Betapa besarnya nilai uang kertas senilai Rp.100.000 apabila dibawa ke masjid untuk disumbangkan; tetapi betapa kecilnya kalau dibawa ke Mall untuk dibelanjakan!
Betapa lamanya melayani Allah selama lima belas menit namun betapa singkatnya kalau kita melihat film.
Betapa sulitnya untuk mencari kata-kata ketika berdoa (spontan) namun betapa mudahnya kalau mengobrol atau bergosip dengan pacar / teman tanpa harus berpikir panjang-panjang.
Kata Kunci untuk artikel ini:
apakah kita ini, Betapa besarnya nilai uang kertas senilai Rp 100 000 apabila dibawa ke masjid untuk disumbangkan; tetapi betapa kecilnya kalau dibawa ke Mall untuk dibelanjakan!
Beberapa orang teman mengirimkan ucapan Selamat Tahun Baru Hijriah. Saya jadi terpekur, sudah muharram rupanya ! Tapi kenapa perasaan tidak seperti melewati tahun baru masehi yang gegap gempita ? Apakah muharram harus disambut dengan kegembiraan atau justru kesedihan ?
Tanda tanya di dalam judul tulisan di atas mencerminkan dua hal ketidakpahaman saya , yaitu apa makna tahun baru dalam Islam ? dan perlukah mengucapkan Selamat Tahun Baru Hijriah ? Untuk menjawab kedua pertanyaan ini saya merasa perlu belajar sejarah Islam.
Kata Kunci untuk artikel ini:
ucapan selamat tahun baru islam, ucapan selamat tahun baru hijriah, ucapan selamat tahun baru hijriyah, selamat tahun baru dalam bahasa arab, kata ucapan tahun baru islam, selamat tahun baru hijriah, selamat tahun baru bahasa arab, artikel tahun baru islam, opini tahun mbaru muharrom, selamat tahun baru islam dalam bahasa arab